33

    DPRD-Pemkot Depok MoU Rancangan RPJMD 2021-2026, Idris Optimistis Janji Kampanye Terealisasi

    Kota Kembang | jurnaldepok.id
    Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Penandatanganan Kesepakatan antara Pemerintah Kota Depok dengan DPRD Kota Depok tentang Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026.

    “Ini rancangan awal RPJMD selanjutnya minta evaluasi Gubernur, setelah lolos baru kami tindak lanjut di DPRD. Hal-hal yang penting dan harus diperhatikan adalah menyangkut visi-misi wali-wakil wali kota Depok terpilih,” ujar Hendrik Tangke Allo, Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Rabu (14/4).

    Namun, kata dia, hal itu tetap harus dievaluasi di DPRD apakah visi-misi itu layak untuk kepentingan bersama dan masyarakat secara umum.

    “Mungkin juga ada program-program unggulan dari wali-wakil wali kota terpilih atau yang tertuang di dalam janji kampanye. Namun, di luar itu tentu ada masukan dari fraksi-fraksi di DPRD bukan hanya bagian dari pada koalisi wali-wakil wali kota terpilih saat itu, tetapi sesungguhnya seluruh fraksi di DPRD bisa memberikan masukan,” paparnya.

    Pria yang akrab disapa HTA itu menilai, masih memungkinkan adanya tambahan masukan terkait visi-misi dan program janji kampanye dalam RPJMD.

    “Kalau kami ditanya program apa yang harus ditambah, ya menurut kami program-program kerakyatan dan itu sejalan dengan visi-misi Pak Wali, lebih spesifik lagi nanti bisa dibahas di dalam pembahasan,” jelasnya.

    HTA yang juga menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok menjelaskan, ketika nanti periodenisasi Idris-Imam tidak sampai 2026 karena ada rencana pemilu serentak di 2024, maka di tengah perjalanan RPJMD 2021-2026 bisa direvisi.

    “Kan dibolehkan oleh Undang Undang untuk melakukan revisi RPJMD menyesuaikan situasi dan kondisi, itu bisa saja direvisi. RPJMD ini sudah dipertimbangkan apakah akan tercapai targetnya itu,” terangnya.

    Wali Kota Depok, Mohammad Idris menyampaikan terima kasih atas masukan yang diberikan dalam penyusunan rancangan awal RPJMD tahun 2021-2026. Masukan tersebut menjadi bahan penyempurna rancangan awal yang berpedoman dalam visi, misi, dan program Wali-Wakil Wali Kota Depok terpilih yang telah dituangkan dalam berita acara kesepakatan dan ditandatangani.

    “Masukan yang diberikan akan dilakukan pembahasan selanjutnya. Kemudian dikonsultasikan kepada Gubernur JawaBarat,” katanya.

    Ia menambahkan, RPJMD lima tahun ke depan diprioritaskan pada 10 program. Di antaranya pengembangan infrastruktur, pemenuhan derajat kesehatan masyarakat, peningkatan kualitas pendidikan masyarakat, serta peningkatan kualitas pemukiman.

    Juga pada peningkatan infrastruktur digital untuk perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, pengelolaan sumber daya air yang bekelanjutan. Serta penanganan dan pengelolaan sampah berbasis kemasyarakatan.

    “Selain itu diprioritaskan pada daya saing dan ketimpangan ekonomi, peningkatan nilai-nilai keluarga, dan peningkatan tata kelola pemerintahan,” pungkasnya.n Rahmat Tarmuji

     

    https://www.jurnaldepok.id/2021/04/15/dprd-pemkot-depok-mou-rancangan-rpjmd-2021-2026-idris-optimistis-janji-kampanye-terealisasi/

SEJARAH SINGKAT DPRD KOTA DEPOK

Sejarah kota Administrasi Depok berubah status menjadi kotamadya pada tanggal 27 April 1999 dengan Undang-undang Nomor 15 tahun 1999 tentang pembentukan Kotamadya Daerah Tingkat II Depok dan Kotamadya Tingkat II Cilegon, maka dipandang perlu untuk dibentuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Depok sebagai Badan Legislatif Daerah. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Depok terbentuk berdasarkan surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Jawa Barat Nomor 171 / SK979-Otda / 99 tentang Peresmian Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kotamadya Daerah Tingkat II Depok...

Alat Kelengkapan

Lokasi Kami